
Yusra Dony Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang
- Bupati Yusra pastikan warga terdampak bencana banjir bandang secapatnya dapat bantuan kebutuhan dasar.
Sekitar Kita
BOLMONG - Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara Yusra Alhabsyi dan Wakil Bupat Dony Lumenta turun langsung meninjau sejumlah titik bencana banjir bandang yang ada di tiga desa Kecamatan Bolaang, Rabu (27/05/2026).
Keduanya didampingi tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Bolmong bersama Tagana, Dinas Sosial melihat langsung dan melakukan pendataan dampak dari bencana banjir bandang.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Yusra meminta instansi terkait bergerak cepat membantu warga terdampak, terutama untuk distribusi kebutuhan dasar seperti makanan siap saji dan air bersih.
Dia juga memerintahkan instansi terkait untuk segera menerjunkan alat beras excavator melakukan pembersihan material lumpur, kayu, dan sampah yang tersapu banjir ke wilayah pemukiman warga.
"Pemerintah daerah akan siaga dan memastikan warga yang terdampak bencana mendapatkan bantuan secepatnya," ungkap Bupati Yusra.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menghimbau seluruh warga di sekitar aliran sungai dan lereng bukit untuk tetap waspada, mengingat cuaca diprediksi masih berpotensi hujan lebat hingga beberapa hari ke depan.
Bupati Yusra juga meminta warga untuk menjauhi sungai dan tidak melakukan aktivitas saat air masih tinggi dan deras yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.
Bantuan logistik dan kebutuhan mendesak kepada warga terdampak banjir bandang terus didistribusikan ke posko pengungsian yang ada di tiga desa lokasi bencana.
Hingga kini, belum ada laporan resmi adanya korban jiwa akibat bencana banjir bandang yang melanda tiga desa di Bolmong.
Dipastikan, akibat bencana banjir bandang ini, kerugian materiil dipredikasi mencapai ratusan juta rupiah. Hal ini dikarenakan dampak dari peristiwa bencana tersebut sampai ke pemukiman warga, lahan pertanian milik warga, dan sejumlah fasilitas umum.
Bencana banjir bandang yang terjadi di tiga desa di Kabupaten Bolaang Mongondow, telah dilaporkan kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sulut.
