
Unsrat - Kodam XIII Merdeka Kolaborasi Bangun Talaud
- Memberikan edukasi dan pelayanan langsung untuk meningkatkan kualitas hidup warga kepulauan
Sekitar Kita
Manado - Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) berkolaborasi bersama dengan TNI AD dari Kodam XIII Merdeka, dalam karya bakti yang digelar di daerah terluar bagian Utara Indonesia, Kabupaten Kepulauan Talaud, selama tiga bulan, mulai 16 Juli hingga 15 September 2026 nanti.
Dekan Fakultas Peternakan Unsrat, Dr. Stenly Lombogia, SPt, MSi, IPM, yang ditunjuk oleh Rektor Unsrat sebagai ketua tim, memimpin 17 dosen dan 66 mahasiswa bersama para anggota TNI AD dari Kodam XIII Merdeka, melakukan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
"Kami bersama TNI AD, membangun jembatan, jalan produksi, rehabilitasi rumah ibadah dan sekolah, rehabilitasi rumah tenaga kesehatan sampai pembangunan pembangkit listrik mikrohidro, di wilayah perbatasan dengan Philipina," kata Dr. Stenly Lombogia.
Diapun menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan pengabdian kepada masyarakat itu, adalah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, memberdayakan masyarakat, serta memperkokoh persatuan di wilayah perbatasan Indonesia–Filipina, khususnya di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Kegiatan tersebut, tegas Lombogia, sangat tepat karena melalui kolaborasi dunia akademik dan TNI akan berdampak Pembangunan Infrastruktur, Mendukung pembangunan sarana dan prasarana fisik serta fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat di pulau terluar.
"Kegiatan ini, pemberdayaan masyarakat itu, memberikan edukasi dan pelayanan langsung untuk meningkatkan kualitas hidup warga kepulauan. Menghadirkan Negara di Perbatasan, Memperkuat pertahanan, membangun kepercayaan masyarakat, serta menegaskan kehadiran negara di beranda terdepan NKRI, Sedangkan bagi mahasiswa menjadi implementasi Keilmuan dan wadah bagi 66 mahasiswa Unsrat dari berbagai fakultas untuk menerapkan ilmu kuliah mereka dalam bentuk pengabdian masyarakat," katanya.
Kemanunggalan TNI dan Rakyat itu sendiri, mempererat kemitraan strategis antara aparat, akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui semangat gotong royong.
