Seorang ibu menangis karena diusir dan dagangannya dirampas satpam UKIT Tomohon.
Sekitar Kita

Tangis Ibu, Diusir dan Dagangannya Dirampas Satpam UKIT

  • Seorang ibu yang berjualan di kampus UKIT Tomohon diusir dan dagangan kecilnya dirampas oleh satpam.
Sekitar Kita
Mike

Mike

Author

TOMOHON -  Seorang bapak yang diduga satpam Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT), mengusir seorang ibu yang berjualan di area kampus.

Dalam sebuah rekaman video yang dilansir Kamis (05/02/2026), ibu yang diketahui bernama Nonheni Urupoda warga Kakaskasen Tiga, Kota Tomohon sedang melayani para mahasiswa yang memberi dagangan kecilnya, tiba-tiba datang seorang satpam langsung mengusir dan merampas dagangannya.

Alasan seorang satpam mengusir dan merampas dagangannya, lantaran ibu tersebut berjualan di depan gereja yang dilarang oleh pimpinan.

"Ini gereja ini, bukan tampa ba jual, pigi-pigi sana," ujar satpam, sambil menunjuk-nunjuk Auditorium Bukit Inspirasi Tomohon.

Ibu pedagang mengaku dirinya sudah 23 tahun berjualan di kampus UKIT, tapi baru sekarang dia dimarahi dan diusir.

"Kita bapak ba jual disini sudah dari tahun 2003. Nanti sekarang, nanti ada bapak baru dapa marah," ungkapnya.

Menurut saptam, pengusiran pedagang karena ada instruksi untuk tidak berjualan di lokasi tersebut.

Sambil menangis, ibu pedagang mengaku kalau dirinya berjualan di kampus UKIT sudah sejak tahun 2003 dan kini tahun 2026 sudah 23 tahun.

"Orang sementara ba beli, dia langsung angka. So 23 tahun kita ba jual di UKIT sini, nanti tu bapak sana ba marah," ujarnya sambil menangis.

Nampak dalam video, beberapa mahasiswa yang sebelumnya membeli dagangannya nampak bingung melihat ibu diusir dan dirampas dagangannya.