
SMP 1 Manado Tamatkan 682 Siswa di Masa Endemik Secara Tatap Muka
- MANADO - Semenjak status pandemik berubah menjadi endemik, dunia pendidikan kembali bergairah, karena para siswa kembali dibolehkan bersekolah secara bertatap m
Sekitar Kita
MANADO - Semenjak status pandemik berubah menjadi endemik, dunia pendidikan kembali bergairah, karena para siswa kembali dibolehkan bersekolah secara bertatap muka, termasuk SMP negeri 1 Manado, bahkan tamatkan 682 siswa di masa endemik ini.
Sebagai sekolah favorit tingkat pertama di ibukota Sulawesi Utara itupun, melakukan pembelajaran tatap muka, sampai penamatan 682 siswa kelas 9 pun dilakukan demikian, Jumat (17/6).
Penamatan pun dihadiri sekitar 2.000 orang, dimana siswa berjumlah 682 ditambah orang orang tua yang diperkirakan mencapai 700 orang, ditambah guru dan para siswa kelas tujuh dan delapan yang membantu acara.
Wakil kepala sekolah bidang kurikulum, Drs. Joy Ondang, mengatakan, para siswa kelas 9 yang baru ditamatkan itu, adalah angkatan yang unik karena bersekolah dengan sistem daring.
"Jadi mereka memiliki keunikan sendiri, karena bisa belajar secara online dan juga offline beradaptasi penuh dengan dunia digital yang ada," katanya.
Sementara Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Drs, Robi Lumi, mengatakan, para yang baru diluluskan itu, diharapkan tetap menjadi siswa pancasila, sambil tetap mempertahankan empat jenis kecerdasan mulai dari intelektual (IQ), emosi (EQ), jiwa (SQ) dan rohaniah (TQ).
"Rawatlah keragaman dan tetaplah jadi siswa pancasila tetaplah jaga kebhinnekaan yang ada selamanya," katanya.
Sementara dua orang perwakilan siswa yang maju menyampaikan berbagi kesan dan pesan mereka selama menjadi siswa di SMP Negero 1 Manado, bagaimana mereka tetap mencintai sekolah tersebut dan akan terus mengenang jasa para guru yang telah mengajar mereka.
