Gubernur Sulut, Olly Dondokambey saat mempresentasikan capaian kinerja pembangunan daerah tahun 2021. (Foto:Istimewa)
Sekitar Kita

Sinergitas Kepala Daerah Se-Sulut, Gubernur Olly Presentasikan Capai Kinerja Tahun 2021

  • Bangun Sinergitas Kepala Daerah Se-Sulut, Gubernur Olly Presentasikan Capai Kinerja Tahun 2021MANADO - Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey didampingi Waki
Sekitar Kita
Mike

Mike

Author

MANADO - Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey didampingi Wakil Gubernur Steven Kandouw mempresentasikan capaian kinerja pembangunan daerah tahun 2021 dan rencana kerja tahun 2022 dalam rapat kerja (Raker) Pemerintahan Daerah se- Sulut, di aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu (19/01/2022).

Dalam raker yang dihadiri oleh Forkopimda dan para Kepala serta Wakil Kepala Daerah yang ada di daerah Nyiur Melambai tersebut menjadi momentum sinergitas pemulihan ekonomi dan memperkuat pemulihan ekonomi daerah melalui reformasi sosial ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur.

Gubernur Olly mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Sulut sampai dengan triwulan III tahun 2021 mencapai 4,45 persen, lebih tinggi jika dibandingkan dengan angka nasional yaitu 3,24 persen. Kemudian ditingkat regional Sulawesi, pertumbuhan ekonomi daerah ini menduduki peringkat ke-2 setelah Sulawesi Tengah.

Penduduk miskin berdasarkan data pada Maret 2021 hingga September 2021 mengalami penurunan sebesar 0,41 persen poin. Penurunan angka kemiskinan ini, disamping kebijakan program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK), juga disupport dengan program penyaluran bantuan yang tepat sasaran.

Dalam rakor tesebut, Gubernur  juga menyampaikan tentang Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), di mana TPT terendah sebesar 3,82 persen terdapat pada jenjang pendidikan SD ke bawah, sedangkan TPT tertinggi sebesar 11,42 persen terdapat pada jenjang pendidikan SMK.

Untuk TPT berdasarkan daerah, diketahui pengangguran tertinggi ada di 3 kota, yaitu Manado sebesar 12,17 persen, Bitung 9,96 persen dan Tomohon 8,12 persen. Sementara daerah yang terendah ada di Kepulauan Talaud sebesar 2,3 persen dan Kepulauan Sitaro dan Minahasa Tenggara sebesar 3,39 persen.

“Berdasarkan daerah tempat tinggal, TPT perkotaan dan perdesaan menurun. Yakni pada Agustus 2020 tercatat sebesar 7,37 persen, Februari 2021 sebesar 7,28 persen dan Agustus 2021 sebesar 7,06 persen,” ungkap Olly.

Menariknya, Gubernur Olly mengaku sangat bersyukur karena untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulut berada di posisi 73,30 atau naik 0.37 poin dibandingkan tahun 2020 yang sebesar 72,93.

IPM Sulawesi Utara tersusun dari empat komponen yakni Umur Harapan Hidup (UHH) sebesar 71,76. Harapan Lama Sekolah (HLS) 12,94 dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) 9,62 serta Pengeluaran Perkapita per tahun yang disesuaikan sebesar Rp10. 882.000. (Mik)