
Sidang Majelis Sinode GMIM Mulai Membahas Revisi Tata Gereja
- Revisi Tata Gereja GMIM Tahun 2021 menjadi agenda penting dalam Sidang Majelis Sinode Istimewa.
Sekitar Kita
MANADO – Sidang Majelis Sinode Istimewa Gereja Masehi Injili di Minahasa (SMSI GMIM) ke-82 resmi digelar di Manado Convention Center dibuka Kamis (24/09/2026).
Pelaksanaan SMSI GMIM Ke-82 tahun 2026 yang berlangsung dari tanggal 24 hingga 26 September 2026 dihadiri ribuan peserta dari 1.089 jemaat dan 151 wilayah pelayanan GMIM.
Revisi Tata Gereja GMIM Tahun 2021 menjadi agenda utama pelaksanaan SMSI ke-81 yang dibahas bersama dengan ribuan peserta.
Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM, Pendeta Adolf Wenas dalam khotbahnya dihadapan ribuan peserta SMSI menegaskan soal tugas gembala yang baik harus memiliki kemampuan mengenal domba-dombanya.
"Seorang gembala harus memiliki kedekatan emosional dengan dombanya. Yesus memberikan contoh ini untuk memberi penegasan," ujar Pendeta Wenas.
Menurutnya, tidak semua yang terlihat benar itu baik, tetapi yang baik benar dan ciri gembala yang baik memberikan pengorbanannya serta menanggalkan kepentingan pribadi.
Pendeta Wenas menegaskan bahwa pemilik domba adalah Tuhan dan para peserta SMSI hanya menjalankan tugas pelayanan dengan baik untuk kemuliaan Tuhan.
"Jadilah gembala yang baik, walaupun susah dan jangan jadi gembala upahan," terangnya.
SMSI GMIM ke-82 yang dilaksanakan di Wilayah Manado Barat Daya dengan beberapa jemaat yang menjadi tuan rumah yaitu Jemaat Imanuel Bahu, Musafir Kleak, Pniel Bahu, dan Bukit Karmel Batu Kota.
Beberapa jemaat GMIM yang ikut menjadi bagian dari pelaksaan SMSI ke-82 diantaranya Yerusalem Batu Kota, Lembah Yordan Batu Kota Bawah, Baitel Bahu, Air Terang Malalayang Satu Timur, Sobat Kristus Malalayang, dan jemaat Fungsional Kampus Unsrat Manado.
