Foto bersama dalam kegiatan penyerahan remisi HUT RI Ke-81 di Rutan Manado.
Wisata, Budaya & Kuliner

Serahkan Remisi di Rutan Manado, Gubernur Yulius Mengaku Terharu

  • Hari Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bersejarah bagi warga binaan pemasyarakatan yang bisa menerima remisi.
Wisata, Budaya & Kuliner
Mike

Mike

Author

MANADO - Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE bersama Wakil Gubernur Dr. Victor Mailangkay,SH.,MH mengadiri kegiatan penyerahan remisi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Manado, Senin (17/08/2026).

Penyerahan remisi tersebut dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang laksanakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Utara yang bertempat di lapangan Rutan Kelas IIA Manado.

Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE didampingi Wakil Gubernur Dr. Victor Mailangkay,SH.,MH, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Utara Haposan Silalahi, Kepala Rutan Kelas IIA Manado Ady Kusuma Wardana, dan unsur Forkopimda, secara simbolis menyerahakan keputusan remisi dalam rangka HUT Kemerdekaan RI kepada perwakilan warga binaan pemasyarakatan dan anak binaan dari berbagai Rutan/Lapas di Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menyampaikan pesan agar masyarakat dapat menerima kembali para mantan narapidana yang sudah bebas, agar mereka bisa menjalani kehidupan lebih baik.

"Saya mendapatkan informasi ada yang bebas hari ini. Ini benar-benar sebuah memontum kemerdekaan bagi mereka, karena mereka telah merdeka karena sudah bebas," ujar Gubernur Sulut.

Gubernur Yulius menyebutkan bahwa seluruh warga binaan yang telah menerima remisi, telah mempertanggungjawabkan kesalahan masa lalu secara hukum dan melalui proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten, kemudian mereka berperilaku baik, mengharuskan mereka melewati pintu kebebasan untuk kembali ke tengah masyarakat.

Dia berpesan, agar warga binaan pemasyarakatan dan anak binaan yang menerima remisi, menjadikan momentum kemerdekaan sebagai titik balik untuk dapat menata kehidupan menjadi lebih baik.

"Selamat atas remisi sudah kalian terima. Mari, jadikan ini babak baru dan teruslah mendekatkan diri kepada Tuhan," tandasnya.