Sekitar Kita

Semester I Laba Bersih Ultra Voucher (UVCR) Naik 192 Persen

  • JAKARTA - PT Trimegah Karya Pratama Tbk. (UVCR), perusahaan pelopor dan aggregator voucher digital terbesar di Indonesia, buktikan pencapaiannya dengan berhasil
Sekitar Kita
Joise Bukara

Joise Bukara

Author

JAKARTA - PT Trimegah Karya Pratama Tbk. (UVCR), perusahaan pelopor dan aggregator voucher digital terbesar di Indonesia, buktikan pencapaiannya dengan berhasil
mencetak laba bersih 192 persen di semester I tahun ini. Demikian disampaikan dalam Public Expose pekan ini.

Direktur Utama PT Trimegah Karya Pratama Tbk. Riky Boy Permata menyampaikan pencapaian ini tidak luput berkat dukungan para pelanggan yang terus setia menggunakan voucher-voucher dari UVCR.

Perseroan mengucapkan terima kasih dan akan terus berbenah untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Pada tahun 2021, Perseroan mengalami:

1. Kenaikan pendapatan di tahun 2021 sebesar 177 persen, dibanding tahun 2020.

2. Kenaikan laba kotor di tahun 2021 sebesar 128 persen dibanding tahun 2020.

3. Kenaikan laba bersih di tahun 2021 sebesar 253 persen dibanding tahun 2020.

4. Kenaikan aset di tahun 2021 sebesar 96 persen dibanding tahun 2020.

5. Kenaikan ekuitas di tahun 2021 sebesar 158 persen dibanding tahun 2020.

6. Penurunan liabilitas di tahun 2021 sebesar 3,7 persen dibanding tahun 2020.

Kenaikan ini juga terus berkelanjutan sampai akhir semester I/2022, Perseroan mengalami:

1. Kenaikan pendapatan sebesar 71 persen dibandingkan semester satu di tahun 2021.

2. Kenaikan laba kotor sebesar 61 persen dibandingkan semester satu di tahun 2021.

3. Kenaikan laba bersih sebesar 192 persen dibandingkan semester satu di tahun 2021.

4. Kenaikan aset sebesar 16 persen dibandingkan semester satu di tahun 2021.

5. Kenaikan ekuitas sebesar 3 persen dibandingkan semester satu di tahun 2021.

Pendapatan UVCR

Perseroan mencatat pencapaian pendapatan sebesar Rp939 miliar pada posisi Desember 2021, berbanding Rp338 miliar pada Desember 2020.

Sumber pendapatan Perseroan dari channel  distribusi e-commerce telah berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan pendapatan perseroan sebanyak 177 persen pada tahun 2021. Sementara pada semester II/2022 perseroan mencatat pencapaian pendapatan sebesar Rp657,7 miliar berbanding Rp383,1 miliar pada semester I tahun 2021.

Riky menerangkan pertumbuhan pendapatan ini juga disebabkan karena akselerasi digital yang terjadi di Indonesia yang tidak dimungkiri terjadi akibat Pandemi di seluruh belahan dunia.

Distribusi produk di channel e-commerce menjadi salah satu penyumbang pendapatan terbesar 2 UVCR di tahun 2021 sehingga meningkatkan laba kotor UVCR dibanding tahun sebelumnya year on year.

Laba, Aset dan Liabilitas

Laba kotor perseroan pada tahun 2021 meningkat menjadi sebesar Rp31 miliar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp13 miliar.  Sementara pada semester I 2022, Perseroan mencatat pertumbuhan laba kotor sebesar Rp21 miliar dibandingkan semester I 2021.

Hal ini dapat dicapai perseroan, karena terjadinya penurunan beban usaha pada perseroan yang menghasilkan kenaikan 61 persen pada semester 2022.

Pengelolaan kegiatan operasional yang efektif, diiringi dengan pemanfaatan sumber daya perusahaan yang cermat mampu menghasilkan peningkatan laba operasional sebesar 129 persen dan meningkatkan laba bersih tahun 2021 sebesar 253 persen dibanding tahun 2020 dan tetap tumbuh di tahun 2022 hingga sebesar 192 persen pada semester I.

Berbanding terbalik dengan aset lancar UVCR pada tahun 2021 yang mengalami kenaikan 109 persen dibandingkan tahun 2020, total liabilitas UVCR tahun 2021 mengalami penurunan 3,87 persen sehingga rasio lancar perusahaan meningkat dari 1,67 ke 3,82.

Aset perseroan pada semester  I  tahun 2022 juga mengalami kenaikan dari Rp96,1 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya diperiode yang sama.

Sementara untuk liabilitas, kenaikan pada jumlah liabilitas semester I ini disebabkan karena meningkatnya uang muka pelanggan UV Mobile yang merupakan deposit atas ultra value balance milik end user yang dibeli dari perusahaan melalui aplikasi Ultra Voucher untuk penggunaan end user itu sendiri.

Tinjauan Operasional

Sejak awal tahun 2022, Riky juga menerangkan perseroan telah meluncurkan beberapa produk dan layanan terbaru yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan perseroan sebagai perusahaan digital antara lain:

1. Feature terbaru dalam aplikasi Ultra Voucher : Top up Gopay & OVO.

2. Produk terbaru B2B / Korporasi : Voucher Catalog as Service.

3. Produk terbaru bagi partner dan mitra perseroan, yakni Merchant Apps & Layanan Pay
with Barcode.

4. Produk terbaru : Voucher Management System (Pelanggan yang sudah menggunakan
yaitu : KFC untuk memproduksi 100 persen voucher KFC yang beredar di seluruh Indonesia).

5. Layanan terbaru penggunaan Ultra Voucher Gift Card yang dapat digunakan langsung di Alfamart seluruh Indonesia.

Dari sisi partnership, perseroan juga semakin memantapkan diri untuk bekerja sama dengan berbagai macam brand dari berbagai lini industri untuk memenuhi kebutuhan pelanggan seperti kerja sama dengan salah satu pemilik mall dan retail di Indonesia yakni Ramayana, kerja sama dengan platform pemesanan sayur online Astronauts, juga McDonalds yang merupakan salah satu restoran siap saji terbesar dengan 250 gerai di Indonesia.

“Sebagai bentuk komitmen perseroan kepada pengguna aplikasi mobile, perseroan juga
berkomitmen bukan hanya merubah tampilan mobile aplikasi yang rencananya akan di release tahun 2022 ini, namun juga berencana untuk menambah chanel pembayaran dalam mobile aplikasi, serta menambah layanan yang mempermudah pelanggan mendapatkan barang belanjaan mereka.” jelas Riky.

Maka dari itu, sebagai perusahaan teknologi UVCR terus mengedepankan riset kebutuhan pelanggan agar di tahun 2022 dapat menghasilkan pendapatan dan laba yang lebih tinggi. Didukung oleh persiapan dan strategi yang telah dilakukan, Perseroan optimis bahwa tahun 2022 ini pencapaian perseroan akan meningkat sesuai target perseroan.
***