Politisi Gerindra Sulut, Viktor Kamagi. (Foto:Istimewa)
Sekitar Kita

Politisi Gerindra, Viktor Kamagi Bicara Soal Larangan Retreat Kepala Daerah

  • Surat instruksi harian dari Ketum PDIP, Megawati Soekarno Putri yang meminta kadernya yang dilantik sebagai kepala daerah tidak ikut retreat, memicu beragam tanggam publik.
Sekitar Kita
Mike

Mike

Author

MANADO -- Kepala daerah yang dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, terhitung hari ini Jumat, 21 Februari 2025 mengikuti retreat di Magelang, Jawa Tengah.

Pun demikian, ada beberapa kepala daerah dari PDIP mendapat laranga dari Ketua Umum Megawati Soekarno Putri untuk ikut retreat.

Wakil Ketua Partai Gerindra Sulawesi Utara, Viktor Kamagi mengatakan jika pun ada kepala daerah yang tidak mengikuti program Presiden Prabowo Subianto tersebut akan memiliki dampak kurang baik pada sinergitas pemerintahan antara pemerintah pusat dan daerah.

"Retreat kepala daerah itu penting untuk menyelaraskan visi termasuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemimpin daerah," kata Viktor Kamagi, Jumat (21/02/2025).

Menurut Viktor, retreat bukan kegiatan seremonial, ini fungsinya adalah pembekalan dan orientasi bagi kepala daerah.

Kepala daerah di Magelang, Jawa Tengah mendapatkan pemahaman mendalam soal tugas dan tanggung jawab mereka sebagai gubernur, bupati dan wali kota.

"Setahu saya, mereka dilatih juga soal pengelolaan anggaran yang efisien, ketahanan nasional, dan juga wawasan kebangsaan," ujar Viktor.

Dia menambahkan, retreat tentunya akan meningkatkan kinerja pemerintah daerah dan berdampak baik bagi masyarakat.

"Dengan tidak ikut retreat ini, bisa saja program-program dari Presiden ke gubernur  tidak sejalan, karena para bupati/wali kota dari partai PDIP ternyata petugas partai bukan pelayan rakyat," tandasnya.