Peristiwa berdarah di Langowan. (Foto:Istimewa)
Sekitar Kita

Pesta Miras di Langowan Berujung Maut

  • Seorang pemuda di Langowan tewas dengan luka tikam gegara pesta miras.
Sekitar Kita
Mike

Mike

Author

LANGOWAN -- Seorang pemuda berinisial JK (22) warga Desa Wolaang Kecamatan Langowan Timur tewas bersimbah darah.

JK ditemukan tewas di halaman rumah warga setelah luka tikaman senjata tajam oleh dua rekannya sendiri.

Insiden berdara itu bermula ketika JK bersama seorang temannya, HT mendatangi rumah SS di Desa Waleure sekitar pukul 11.00 WITA.

Mereka bertiga berkumpul dan mengkonsumsi minuman keras bersama LB, RT serta tiga perempuan remaja yakni JT, NT, dan CM sekitar pukul 11.30 WITA, kemudian mereka semua melanjutkan pesta ke rumah keluarga IK di Desa Karumenga.  

Sekira pukul 14.00 WITA, tersisa lima orang di lokasi, korban JK, LB dan SS, seorang saksi RT dan perempuan JT.

Menurut keterangan saksi, korban dan SS, sempat terlibat adu mulut dan korban meludahi wajah SS yang memicu kemarahan. Meski sempat dilerai saat mencoba mencabut pisau, ketegangan makin meningkat. LB kemudian mencabut pisau badik dan menikam korban dari belakang, aksi itu diikuti SS yang turut menikam korban berkali-kali.

Korban JK mengalami sejumlah luka tusuk dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Unit Reskrim Polsek Langowan yang tiba di tempat segera mengamankan dua bilah pisau badik sebagai barang bukti dan menangkap kedua pelaku. Jenazah korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Manado untuk dilakukan otopsi.

Dalam pemeriksaan awal, diketahui bahwa motif penikaman ini didasari dendam pribadi, di mana salah satu pelaku pernah dianiaya oleh korban sebelumnya.

Polisi juga telah memeriksa beberapa saksi di lokasi kejadian dan melengkapi seluruh administrasi penyidikan. Pihak keluarga korban telah diberi pemahaman hukum terkait pentingnya proses otopsi, dan masyarakat diminta untuk menjaga situasi tetap kondusif serta tidak terprovokasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya konsumsi alkohol tanpa kontrol, apalagi bila disertai dendam yang tersimpan. Satu nyawa melayang, dua pemuda lainnya kini harus berhadapan dengan jeratan hukum.