
Pemkab Sangihe Imbau Masyarakat Waspadai DBD
- TAHUNA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, melalui dinas kesehatan setempat, meminta warga setempat mewaspadai serangan penyakit
Sekitar Kita
TAHUNA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, melalui dinas kesehatan setempat, meminta warga setempat mewaspadai serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD).
"Berdasarkan data yang ada saat ini, jumlah penderita DBD, di Sangihe terutama di sejulah kecamatan, maka harus diwaspadai," kata Kepala Dinkes Kabupaten Kepulauan Sangihe Jopy Thungari di Tahuna.
Dia mengatakan, masyarakat harus benar-benar, memperhatikan berbagai kondisi di sekitar, terutama dengan menjaga lingkungan tempat tinggal selalu bersih.
Dia mengatakan, data di Dinas Kesehatan Sangihe, sejak Januari hingga Agustus 2021, tercatat 23 orang menderita deman dengue dan sempat dirawat di rumah sakit.
"Dari angka tersebut, dua orang pasien anak meninggal dunia sedangkan 21 sudah sembuh," kata dia.
Karena itu dia mengatakan, demi memberantas dan mencegah penularan DBD, pihaknya sudah melakukan pengasapan secara terbatas di wilayah yang ditemukan kasus tersebut.
"Pengasapan kami sementara lakukan di wilayah terdapat kasus, seperti Kecamatan Tahuna Timur," kata dia.
Dia meminta semua warga bersama-sama memerangi perkembangbiakan jentik nyamuk penyebab demam dengue.
"Pengasapan hanya membunuh nyamuk yang sudah dewasa, sedangkan jentik nyamuk tidak akan mati sehingga membutuhkan keterlibatan masyarakat untuk membuang semua wadah yang menjadi tempat sarang nyamuk," kata dia.
Dia juga meminta warga mencegah terjadinya genangan air yang bisa menjadi tempat jentik nyamuk penyebab demam dengue berkembang biak.
"Semua masyarakat harus bekerja sama membasmi jentik nyamuk dengan membuang air tergenang di setiap wadah yang menjadi sarang nyamuk," kata dia.
Ia menjelaskan pentingnya warga mencegah terjangkit penyakit itu ketimbang mengobati, dam mengimbau mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan 3M, yaitu memutus rangkaian perkembangbiakan nyamuk dengan membuang dan menutup serta menguras bahan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak jentik nyamuk DBD.**
