Menteri Maruarar Sirait, Wali Kota Andrei Angouw, Wawali Richard Sualang tertawa lepas saat kunjungan ke Rusunawa Paniki Dua, Mapanget.
Sekitar Kita

Menteri Ara dan Tito Tak Mampu Deteksi Masalah Proyek Perumahan GPI

  • Permasalahan proyek fisik di perumahan Griya Paniki Indah (GPI) Mapanget Manado, ternyata tidak dapat dideteksi dua anak buah Presiden Prabowo.
Sekitar Kita
Mike

Mike

Author

MANADO - Kedatangan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian ke Sulawesi Utara terkesan hanya kunjungan seremonial biasa.

Bang Ara, sapaan akrab Menteri Maruarar Sirait berkesempatan mengunjungi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Paniki Dua, Kecamatan Mapanget Manado.

Di lokasi tersebut, Bang Ara ditemani Wali Kota Manado Andrei Angouw, Wakil Wali Kota Richard Sualang, Sekretaris Daerah Kota Manado Steven Dandel, dan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Peter Eman.

Kunjungan anak buah Presiden Prabowo Subianto ternyata tak mampu mendeteksi permasalahan perumahan yang ada di Sulawesi Utara khususnya Kota Manado.

Salah satu permasalahan yang tak mampu dideteksi Bang Ara adalah proyek fisik Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pemuda dan Olahraga di perumahan Griya Paniki Indah (GPI) Mapanget yang diduga bermasalah hukum. Pasalnya, proyek tersebut dibangun di wilayah perumahan yang belum diserahterimakan kepada pemerintah daerah.

Menteri PKP Maruarar Sirait ketika dikonfirmasi terkait permasalahan ini, hingga berita diturunkan belum memberikan tanggapan.

Dalam kunjungannya ke Rusunawa Paniki Dua, Mapanget Manado, Bang Ara berharap pembangunan dapat selesai pada tahun 2027 mendatang.

"Kalau bisa dipercepat supaya lebih cepat dinikmati masyarakat," ujar Bang Ara.