Penanaman bakau di Pantai Rap-Rap.
Sekitar Kita

Mahasiswa KKN UKIT Tanam Ribuan Bakau di Pantai Rap-Rap

  • Program KKN Tematik mahasiswa UKIT diimplementasikan dalam bentuk penanaman bakau.
Sekitar Kita
Mike

Mike

Author

MINAHASA SELATAN – Salah satu fokus dari program mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) adalah peduli laut.

Aksi nyata tersebut ditunjukkan ratusan mahasiswa KKN Tematik tahun 2026 UKIT bersama dosen pendamping, pimpinan perguruan tinggi dan panitia di pantai Rap-Rap, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Jumat (07/08/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademin UKIT, Dr. Yopie Pangemanan yang ditandai penanaman bakau bersama.

Dr. Yopie Pangemanan mengatakan penanaman bakau merupakan aksi nyata kepedulian kampus melalui program mahasiswa KKN Tematik 2026 untuk melindungi garis pantai dari abrasi, penyerapan emisi karbon dioksida, termasuk menjaga keseimbangan ekosistem laut.

"Penanaman bakau tujuannya baik, untuk melindungi garis pantai dari abrasi agar tidak makin meluas. Ini penting juga menjaga dan memberi rasa aman bagi masyarakat pesisir pantai dan ancaman kerusakan infrastruktur pemukiman warga," kata Yopie Pangemanan.

Warek Yopie Pangemanan aksi nyata mahasiswa KKN Tematik dan para dosen juga disupport langsung oleh Pemerintah Desa Rap-Rap dan Pinasungkulan, TNI, para Pendeta dan jajaran pelayan yang ada di wilayah Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Semenanjung.

Dia menyebutkan bakau yang ditanam dalam program KKN Tematik di partai Rap-Rap, Kabupaten Minahasa Selatan yang sudah ditentukan lokasi dan telah dipersiapkan sebelumnya, berjumlah kurang lebih 1.000 pohon.

Ia berharap, pohon-pohon yang ditanam nantinya bisa berfungsi sebagai penahan dan pemecah ombak, sehingga dapat mengantisipasi terjadinya abrasi.

"Harapannya, kedepan apa yang tanam menjadi hutan bakau yang lestari yang bisa memberi manfaat bagi masyarakat," tandasnya.