Kegiatan pengarahan oleh Dirjen Pemasyarakatan yang dilakukan secara virtual. (Foto: Istimewa)
Sekitar Kita

Kepala Rutan Manado Ikuti Arahan Dirjen Pemasyarakatan

  • Secara virtual, Kepala Rutan Kelas IIA Manado, Ady Kusuma Wardana mengikuti kegiatan pengarahan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan.
Sekitar Kita
Mike

Mike

Author

MANADO — Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Manado, Ady Kusuma Wardana mengikuti kegiatan pengarahan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Irjen Pol. Drs. Mashudi.

Kegiatan pengarahan yang dilakukan secara virtual tersebut diikuti bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Tonny Nainggolan, termasuk Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se- Indonesia.

Kepada media ini, Kepala Rutan Kelas IIA Manado, Ady Kusuma Wardana, Rabu (09/07/2025) mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil kinera dan memberikan penguatan tugas fungsi pemasyarakatan.

"Dalam pengarahan, Pak Dirjenpas Mashudi menyampaikan sejumlah kebijakan baru serta langkah percepatan terhadap 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, termasuk peningkatan layanan warga binaan dan optimalisasi sistem digitalisasi pemasyarakatan," kata Karutan Manado, Ady Kusuma Wardana.

Lebih lanjut, Karutan Ady juga menyebutkan, kegiatan tersebut juga membahas terkait dengan pengadaan baran dan jasa, terutama kebutuhan bahan makanan di Lapas dan Rutan.

"Dalam kegiatan tersebut, Lapas dan Rutan diimbau untuk mengutamakan jasa pengusaha lokal sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar dan mendukung pertumbuhan UMKM," jelas Ady Kusuma Wardana.

Dia kemudian mengatakan, Dirjenpas juga memerintahkan kepada kepala Kantor Wilayah dan Kepala UPT di seluruh Indonesia, segera menyiapkan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-80 pada 17 Agustus 2025 mendatang.

"Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Rutan Kelas IIA Manado, dalam menyelaraskan visi dan strategi pelayanan pemasyarakatan dengan arah kebijakan nasional," tandasnya.