Bukan Ahli AI, Ini Sosok yang Dinilai Paling Siap Memimpin di Era AI
Sekitar Kita

Ingin Sukses di Era AI? Eks Product Leader Microsoft Sebut Sosok Ini Paling Dicari

  • Rob Collie, seorang ex leader tim engineering Microsoft, Rob Collie membeberkan siapa yang akan ia pilih untuk memimpin perusahaan di era kecerdasan buatan (AI) seperti sekarang.
Sekitar Kita
Redaksi Daerah

Redaksi Daerah

Author

JAKARTA — Seorang ex leader tim engineering Microsoft, Rob Collie membeberkan siapa yang akan ia pilih untuk memimpin perusahaan di era kecerdasan buatan (AI) seperti sekarang.

Seperti yang dilansir dari Business Insider, Rob Collie sudah bekerja di Microsoft selama 13 tahun dan jadi salah satu engineer pendiri Power BI, platform yang membantu Microsoft dalam membuat visualisasi data dan mengintegrasikan ke berbagai aplikasi Microsoft.

Sekarang, Rob Collie mendirikan perusahaan konsultan yang bergerak di bidang data dan kecerdasan buatan (AI). Namun, seperti banyak pemimpin bisnis lainnya, dalam beberapa tahun terakhir dirinya juga mencoba memahami apa sebenarnya arti AI bagi dunia usaha.

BACA JUGA: 5 Dampak Pembangunan Data Center untuk Warga di Sekitar, Kualitas Air Merosot!

Mayoritas Perusahaan Masih Salah dalam Menerapkan AI

Seorang ex leader tim engineering Microsoft, Rob Collie membeberkan siapa yang akan ia pilih untuk memimpin perusahaan di era kecerdasan buatan (AI) seperti sekarang.

Menurut Rob Collie, kebanyakan perusahaan masih salah dalam menggunakan AI. Masa depan perusahaan tentu jangan bergantung pada pembelian banyak software berbasis AI atau terburu-buru membuat LLM sendiri.

Peluang yang sesungguhnya justru mengajarkan model AI yang sudah tersedia untuk memahami cara kerja bisnis perusahaan. Di samping itu, perusahaan sebaiknya memberi wewenang kepada orang-orang yang tepat di dalam organisasi untuk melakukannya.

Rob Collie menyebutkan bahwa lebih realistis memanfaatkan model AI yang sudah ada, lalu memperlakukan LLM seperti karyawan baru, bukan dianggap langsung memahami bisnis perusahaan.

Jadi, LLM atau AI belum memahami proses internal, strategis bisnis, atau pengetahuan yang dimiliki oleh suatu perusahaan atau organisasi.

BACA JUGA: Tenang, Ini 5 Bidang Pekerjaan yang Tidak Bisa Digantikan AI

Orang yang Dinilai Paling Siap Direkrut di Era AI

Orang yang Dinilai Paling Siap Direkrut di Era AI

Maka dari itu, menurut Rob Collie, peluang terbesar untuk sukses di era AI bukan berarti merekrut lebih banyak peneliti AI, tapi menemukan orang-orang di dalam perusahaan yang selama ini terbiasa memecahkan berbagai masalah operasional.

Tentu saja, pengembang software dan profesional data akan tetap sangat dibutuhkan karena menghubungkan LLM dengan sistem bisnis, yang merupakan challenge di bidang perangkat lunak dan data. Akan tetapi, ada satu kelompok yang sering diabaikan oleh para pemimpin perusahaan yaitu ‘crafters’.

Crafters adalah orang-orang yang membuat spreadsheet yang dipakai semua orang. Mereka sangat lihai dalam mengotomatiskan pekerjaan yang membosankan, membuat dashboard, menulis skrip sederhana, dan menyelesaikan berbagai masalah bisnis yang selama ini tidak sempat ditangani tim TI.

Selama bertahun-tahun, kemampuan mereka dibatasi oleh keterampilan teknis yang dimiliki.

Kini, AI mengubah keadaan itu, dan dengan bantuan AI, para crafter kini dapat membuat perangkat lunak yang benar-benar berguna.

BACA JUGA: 5 Cara Mencegah AI Ambil Alih Pekerjaan Anda, Jangan Takut!

Siapa yang Layak Memimpin di Era AI?

Siapa yang Layak Memimpin di Era AI?

Menurut Rob Collie, kalau ia ingin mencari pemimpin AI di sebuah perusahaan, ia tidak akan bertanya, "Siapa yang paling ahli tentang AI?”, tapi justru akan bertanya:

  • Siapa yang paling jago menggunakan Excel?
  • Siapa yang selalu dicari ketika ada masalah?
  • Siapa yang terus menemukan solusi kreatif agar pekerjaan menjadi lebih mudah?

Merekalah orang-orang yang sejak awal sudah memiliki pola pikir sebagai pembangun solusi (builder).

Cara lain menemukannya adalah dengan melihat hasil karya mereka, seperti spreadsheet, dashboard, sistem otomatisasi, atau berbagai alat sederhana yang diam-diam menjaga operasional bisnis tetap berjalan lancar.

BACA JUGA: 7 Pekerjaan yang Paling Berisiko Hilang pada 2030, Waspada!

Rob Collie juga yakin perusahaan yang akan berhasil adalah mereka yang memulai dari perubahan-perubahan kecil di level operasional, menyesuaikan AI dengan kebutuhan bisnis sehari-hari, belajar dari keberhasilan tersebut, lalu memperluas penerapannya secara bertahap.

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 07 Agt 2026