
Dr. Santrawan Paparang, SH, MH, MKn, Dilantik Lagi Jadi Ketua LBH Gekira
- ini adalah sebuah kepercayaan sekaligus amanah yang harus dijaga dan dijalankan dengan baik, sebab merupakan bentuk kepercayaan dan pengakuan untuk kemampuan dan integritasnya sebagai praktisi di dunia hukum
Sekitar Kita
Manado - Advokat asal Sulut, Dr. Santrawan Totone Paparang, SH, MH, MKn, memang bukan kaleng-kaleng. Advokat yang dikenal sebagai macan persidangan itu, kembali menjadi ketua ketua lembaga bantuan hukum (LBH) Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) Partai Gerindra untuk periode kedua, tahun 2025 sampai 2030.
Advokat yang juga aktif menjadi pengajar di sejumlah universitas ternama di Jakarta itu, menerima SK dari ketua dewan pembina Gekira, Hashim Djoyohadikusumo, sebagai ketua LBH Gerkira, untuk melanjutkan tugas sebelumnya, di periode kedua ini, pada perayaan Natal Gekira yang digelar Minggu malam.
"Kami menggelar syukuran HUT ke-17 Gekira Partai Gerindra sekaligus pelantikan dan penyerahan SK ketua LBH Gekira Partai Gerindra oleh ketua dewan pembina, Hashim Djoyohadikusumo," kata Dr. Santrawan Paparang, SH, MH, MKn, lewat pesan dari Jakarta, Senin.

Dia mengakui ini adalah sebuah kepercayaan sekaligus amanah yang harus dijaga dan dijalankan dengan baik, sebab merupakan bentuk kepercayaan dan pengakuan untuk kemampuan dan integritasnya sebagai praktisi di dunia hukum.
Sudah dua kali memimpin organisasi tersebut, membuatnya makin getol melakukan hobinya, membela kaum marginal. Hal itu ditunjukan dengan tetap aktif membela masyarakat miskin yang membutuhkan bantuannya, di berbagai daerah, termasuk di Sulawesi Utara, daerah asalnya.
"Terus bergerak bersama organisasi dan aktif melakukan tugas membela orang miskin dan terpinggirkan, itu juga amanat yang disampaikan Pak Hashim kepada kami untuk dilaksanakan, yang memang sejala dengan visi dan misi kami dalam bekerja," katanya.
Selain sibuk melaksanakan tugas sebagai advokat, Yakang, demikian suami tercinta Henny Tambuwun, SH, ini disapa sebagian juniornya dan pekerja media, asal nusa utara ini, juga aktif mendampingi ketua dewan pembina Gerkira Indonesia Raya, Hashim Djoyohadikusumo dalam melakukan kegiatan partai, yakni doa kebangsaan ke Sumatera Utara dan Aceh.

"Saudara-saudara di Aceh dan Sumatera Utara itu, perlu bantuan, dukungan dan doa kita semua, maka selain memberikan bantuan naturan dan uang, ada doa kebangsaan yang gelar untuk memohon pertolongan Tuhan bagi saudara-saudara kita yang di sana,"kata ayah, notaris muda, Satrya Paparang itu.
Dari Sumut, bertolak ke Sorong, Papua, menggelar perayaan Natal sekaligus bertemu dengan saudara-saudara dari Papua
mengeratkan silaturahmi dan membangkitkan semangat gerakan Indonesia raya.
