
DAK 2020 Tertahan, Eks Kepsek di Manado Menunggak
- MANADO - Sejumlah guru di Kota Manado mengaku kalau mereka tidak menerima gaji tepat waktu. Hal disampaikan Merry Sumolang seorang guru SD kepada anggota DPRD K
Sekitar Kita
MANADO - Sejumlah guru di Kota Manado mengaku kalau mereka tidak menerima gaji tepat waktu. Hal disampaikan Merry Sumolang seorang guru SD kepada anggota DPRD Kota Manado, Jimmy Gosal.
Menurutnya, dirinya dan beberapa teman guru harus menerima gaji bulanan pada tanggal 15 keatas setiap bulan.
"Kami berharap kedepan dapat menjadi perhatian dari pemerintahan kota Manado yang baru," ungkapnya.
Dia juga meminta kepada legislator tersebut dapat memperjuangkan agar mereka bisa menikmati kembali anggaran makan-minum (MaMi) yang sudah dihilangkan pemerintahan sekarang.
Sementara, eks Kepala Sekolah SD Negeri di wilayah Kecamatan Tuminting menyebutkan dana alokasi khusus (DAK) yang tak kunjung cair membuat dirinya harus berutang.
Dia menuturkan, masalah yang dialaminya bermula ketika dirinya masih berstatus kepala sekolah dan melakukan pembangunan dengan menggunakan uang pribadi.
Berharap dana DAK akan cair sebagai jaminan untuk bisa mengganti uang pribadi Rp182 juta.
"Karena itu saya harus berhutang ke toko dan tukang yang mengerjakan bangunan tersebut tahun lalu," terangnya.
Dirinya mengaku sudah mempertanyakan perihal pencairan dana DAK kepada bagian keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Kota Manado, Jimmy Gosal menyatakan akan memperjuangkan aspirasi para guru dan mempertanyakan perihal dan DAK yang disampaikan oleh eks Kepala Sekolah tersebut.
"Aspirasi ini akan menjadi perhatian kami," tutupnya. (mike)
