
BPS Sulut: Desember 2021 Manado Alami Inflasi 0,95 Persen
- MANADO - Badan pusat statistik (BPS) Sulawesi Utara (Sulut), menyatakan Kota Manado, mengalami inflasi sebesar 0,95 persen, pada Desember 2021.Kepala BPS Sulut,
Finansial &Teknologi
MANADO - Badan pusat statistik (BPS) Sulawesi Utara (Sulut), menyatakan Kota Manado, mengalami inflasi sebesar 0,95 persen, pada Desember 2021.
Kepala BPS Sulut, Asim Saputra, mengatakan, Manado masuk sebagai salah satu dari 88 daerah di Indonesia yang mengalami inflasi, sedangkan, dari 90 kota pantauan di Indonesia.
"Manado masuk dalam 88 daerah yang mengalami inflasi dari 90 kota pantauan, sebab hanya dua yang mengalami deflasi," kata Asim Saputra, di Manado.
Dia menjelaskan, inflasi Manado disebabkan oleh adanya peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,54 pada November 2021 menjadi 108,56 pada Desember 2021.
"Dari sebelas kelompok pengeluaran di Manado, tiga kelompok pengeluaran mengalami peningkatan indeks, yaitu makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,90 persen, kelompok transportasi sebesar 0,92 persen dan kelompok rekreasi, olahraga dan budaya
sebesar 0,07 persen," katanya.
Sedangkan tiga kelompok yang mengalami penurunan indeks yaitu
kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,67 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,05 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,01 persen.
Dia mengatakan, ada juga kelompok pengeluaran yang tidak mengalami perubahan yaitu kelompok pakaian dan alas kaki, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga, kelompok kesehatan, kelompok pendidikan dan kelompok penyediaan makanan/minuman
dan restoran.
Dia menambahkan katanya, Kota Manado, pada Desember 2021 mengalami inflasi secara tahun kalender sebesar 2,65 persen dan inflasi “year on year” sebesar 2,65 persen.
Dia menjelaskan, penyumbang Inflasi terbesar di Kota Manado pada bulan Desember 2021 yaitu cabai rawit sebesar 0,5942 persen, sedangkan penyumbang deflasi terbesar adalah ikan selar/ikan tude sebesar 0,0820 persen.
Secara umum, katanya, Inflasi tertinggi terjadi di Kota Jayapura sebesar 1,91 persen dan terendah di Kota Pekanbaru sebesar 0,07 persen. Kota Dumai mengalami deflasi tertinggi sebesar 0,13 persen, sementara Kota Bukittinggi mengalami deflasi terendah sebesar 0,04 persen. Kota Manado menempati urutan ke-6 inflasi di Pulau Sulawesi dan urutan ke-23 secara nasional.**
